Pages

Minggu, Februari 24, 2013

Mau Undangan Pernikahan yang Spesial?

Bagi siapapun, pernikahan adalah suatu momen spesial dan akan diistimewakan. Aku yakin, siapapun akan berusaha menjadikan saat itu sebagai momen yang tak akan terlupakan sepanjang hayat di kandung badan. Banyak cara dilakukan agar momen bersatunya kedua insan itu menjadi kenangan indah, bukan saja bagi kedua mempelai tapi juga bagi keluarga dan tamu-tamu yang diundang.

Bagi yang memiliki budget besar, tentu saja tak akan kesulitan menjadikan pernikahannya benar-benar jadi istimewa, seperti yang dilakukan Nasar dan Musdalifah itu hehehe. Tapi bagi yang memiliki budget terbatas perlu kreativitas agar tetap dapat menjadikan momen yang diharapkan sekali seumur hidup itu menjadi spesial. Konsep yang berbeda, unik dan 'personal' akan dipilih untuk membuat hari itu berkesan meskipun dengan budget terbatas.

Sebagai contoh adalah pernikahanku sendiri. Aku menikah pada saat krisis moneter melanda negeri ini tahun 1998 tahun yang lalu. Melonjaknya harga barang-barang membuat kami harus memangkas banyak hal dan memutar otak agar apa yang telah direncanakan sejak lama itu dapat berjalan lancar dan mengesankan.

Salah satu langkah yang kami ambil adalah membuat desain undangan sendiri. Agar mendapatkan harga yang terjangkau (baca : murah) maka undangan kami terdiri dari : amplop dan selembar kertas di dalamnya. Segala informasi yang ingin kami sampaikan pada orang-orang yang kami undang sudah tercantum pada amplop dan selembar kertas itu. Tak ada foto sama sekali di sana. Walau murah, tapi kami cukup puas dengan hasilnya karena menurut kami 'spesial' dan berbeda .

Dengan berjalannya waktu, beberapa kali aku menerima undangan yang menarik dan eksklusif (dan pastinya mahal). Sayangnya, sebagus dan semahal apapun undangan yang aku terima pasti akan aku buang setelah pestanya selesai. Hal itu membuatku berpikir betapa sayangnya biaya pembuatannya yang mahal itu akhirnya terbuang sia-sia. Mubazir kan jadinya? Apa tidak lebih bijak jika anggaran yang sangat banyak itu dialihkan untuk hal yang lain atau dipangkas sekalian jadi jauh lebih hemat?

Selain uang yang "terbuang" sia-sia, kertas yang terbuang sia-sia pun tak terhitung banyaknya. Undangan yang awalnya spesial itu, setelah pesta usai hanya akan menyisakan masalah yang berkaitan dengan perusakan lingkungan. Kurasa tak perlu lagi dibahas disini (karena sudah banyak yang membahas hal ini) berapa banyak pohon yang ditebang untuk produksi kertas. Belum ditambah sampah dari bekas plastik pembungkusnya yang tak dapat terurai, sehingga membuat tumpukan sampah kian menggunung.

Lantas, bagaimana caranya agar kita tetap mendapatkan undangan pernikahan yang spesial, murah, tanpa harus menyebabkan kerusakan lingkungan? Jawabnya ada pada datangya.com, yaitu sebuah situs yang menawarkan membuat undangan pernikahan online. Itu berarti kita tidak butuh kertas dan plastik (karena digantikan oleh internet) dan tak butuh bensin ataupun perangko untuk pendistribuasiannya. Dan itu artinya ada pemangkasan anggaran "yang tak perlu". Sesuatu banget bukan?

Oke, agar makin jelas kita bahas satu per satu saja. Simak baik-baik ya...?

Siapa yang membuat undangan itu? Jawabnya adalah kita sendiri yang akan melakukannya sesuai yang kita inginkan. Untuk itu datangya.com sudah menyediakan banyak sekali theme sehingga kita tinggal memilih mana yang kita inginkan. Informasi 'standar' yang perlu kita sampaikan pada orang-orang yang kita undang biasanya tentang : tanggal, tempat (berikut denahnya), nama pengantin, pihak pengundang serta tambahan ayat-ayat suci atau kata mutiara atau foto-foto preweding. Namun datangnya.com memungkinkan kita untuk menampilkan foto-foto preweding kita (maksimal 5) dalam bentuk slide. Selain itu, kita bisa menambahkan musik yang kita sukai sebagai backgroudnya, bisa juga kita tambahkan cerita tentang "kisah cinta" kita disana serta buku tamu bagi pengunjung.

salah satu contoh theme

Apakah pembuatan undangan online itu sulit? Jangan kuatir, pembuatannya sangat cepat dan gampang. Waktu yang kita butuhkan juga sangat cepat, kurang lebih kita butuh waktu sekitar 15 menit saja. Bahkan untuk memandu para pengguna telah disediakan video cara pembuatannya yang bisa dilihat di sini.

Bagaimana 'bentuk' jadi undangan online kita? Bentuknya berupa website. Kita dapat membuat path url yang kita sesuaikan dengan nama kita dan pasangan kita, misalnya : www.datangnya.com/ramasinta. Namun apabila kita ingin mendapatkan domain sendiri juga bisa, misalnya dari www.datangnya.com/ramasinta kita ubah menjadi www.ramasinta.com. Tapi, tentu saja harganya beda dong ya?

Berarti undangan itu bersifat "massal"? Kita tak perlu merisaukan hal itu. Adanya fitur 'spesial invite' yang kita tujukan khusus pada orang yang kita undang akan menghapus kesan "massal" itu. Kita tinggal memberikan link khusus kepada orang yang kita undang. Apabila mereka membuka link khusus tersebut mereka akan dapat melihat nama mereka sebagai pihak yang kita undang. Dengan begitu undangan kita tetap terkesan personal dan orang yang kita undang pun akan merasa lebih dihargai. Selain itu juga ada fitur 'private' yang dapat kita gunakan apabila kita ingin hanya orang-orang yang kita undang saja (melalui 'special invite') yang dapat melihatnyaa.

yang ditunjuk oleh panah biru adalah nama orang yang kita undang

Bagaimana cara mengirimkan undangan kita? Jangan kuatir, tak akan serumit apa yang kita bayangkan. Kita hanya tinggal mengirimkan link khusus (yang mencantumkan nama orang yang kita undang) langsung kepada yang bersangkutan lewat email mereka ataupun dinding facebook mereka. Smartphone juga akan sangat membantu kita dalam penyebarannya. Tidak butuh waktu yang lama dan kita tak akan capek hilir mudik bukan?

Yang terakhir, apakah biaya yang dibutuhkan mahal? Nah, yang paling melegakan adalah kita hanya harus membayar Rp. 250.000 untuk satu website undangan online yang kita buat. Eh, tapi harga segitu jika kita tidak memesan domain khusus lo ya? Bayangkan, hanya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp. 250.000 kita dapat mengirimkan sebanyak yang kita mau kepada teman/saudara kita (dimanapun berada), tanpa dibatasi sama sekali. Terus, jika ternyata terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan yaitu pernikahan terpaksa batal, maka uang kita akan dikembalikan lo. Walaupun ini adalah tawaran yang baik, tapi aku yakin tak satupun dari kita ingin mengalaminya bukan? Hehehe.

Nah.., bagaimana sahabat? Tertarik untuk membuat undangan pernikahan yang tidak hanya spesial dan ekslusif tapi juga murah dan yang terpenting tidak menyebabkan kerusakan lingkungan? Kalau begitu... tak usah ragu-ragu untuk datang ke datangya.com. Tunggu apa lagi?

*Sst, sepertinya aku ingin menggunakan situs ini kelak saat Shasa menikah... Masih lama padahal hehehe*


29 komentar:

  1. wahhhh perencanaan yang masih sangat lama tuh Mbak untuk nDuk Shasa.
    Cara undangan yang baru nih Mbak, belum pernah saya dengar apalagi sekarang pengguna internet sudah merakyat

    BalasHapus
  2. kalo Shasa menikah nanti, pasti variasanya lebih banyak ya Mbak...
    maksudku variasi undangannya... lebih inovatif gitu

    BalasHapus
  3. aku baru tahu kalau ada undangan dengan cara seperti ini, wah gaptek benar aku

    BalasHapus
  4. @PakIes >> hehehe.. soalnya aku terkesan sekali dg inovasi yang ditawarkan datangya.com Pak :)

    @Elsa >> emang mbak, saat Shasa kelak menikah pasti akan makin kreatif dan inovatif soal undangan ini

    @Nurmayanti Zain >> sudah sampai TKP mbak? :)

    BalasHapus
  5. wow, keren banget, sayang saya udah menikah^^

    BalasHapus
  6. wah menikah waktu lagi krisis moneter ya? waktu itu saya masih sekitar kelas 3 SD, masih cinta2 monyet, xD

    semakin keren ya sekarang, bikin undangan online, murah lagi cuma 250ribu.. tapi saya harus selesai kuliah dan kerja dulu deh baru nikah :D



    BalasHapus
  7. @Huda >> ya utk diinformasikan aja pada saudara/teman yang mau nikah hehehe

    @JengSri >> kalau di Dublin sih emang biaya tinggi mbak... jadi memang pilihan bijaksana utk mengundang teman2 dekat saja

    @Fian Syauqi >> siapa tahu ada kakak/saudara yang mau nikah kan dapat diinfokan tentang undangan pernikahan online ini :D

    BalasHapus
  8. wahahahah perencanaan jangka panjang untuk putri tersayang ya mak:)

    hmmm gudlak ya utk lombanya :)

    BalasHapus
  9. Huwaaa....baca postingan ini aku lgsg ngebayangin Shasa pas jd pengantin nanti mba Ren..

    BalasHapus
  10. tadi baru aku mikir.. buat anak2..
    ternyata sama juga pas baca buat Shasa.. :)

    BalasHapus
  11. kereeen, hmm jadi pengen ke TKP, xiixix

    tapi Mbak gimana dunk klo yang masih belum familiar dengan internet, hehehehh kan gak semua pake internet, tetua :D

    BalasHapus
  12. @ina rakhmawati >> Iya, soalnya menarik sih ide undangan onlinenya

    @Orin >> Hahaha, masih lama tuh mbak shasa jadi pengantinnya :) Udah keburu ngebayangin aja nih

    @Hilsya >> wah kita sama mbak, kepikirannya utk anak2 kita kelak ya saat nikah nanti hehehe

    @diah >> ya utk tetua kita tulis aja buat "Keluarga Besar..." Ntar biar dibukain anak/menantunya... pasti mereka akan takjub hehehe

    BalasHapus
  13. waah idenya sangat unik dan menarik hehehe

    BalasHapus
  14. sih deh mbak, berarti tukang bikin undangan kayak saya bakal bangkrut dong hihi

    BalasHapus
  15. wihihi, kayak sunat aja ada massalnya :)

    semoga sukses!
    jangan lupa mampir ke blog aku ya
    http://argalitha.blogspot.com/2013/02/berhemat-dengan-undangan-pernikahan.html
    makasih :)

    BalasHapus
  16. wah sukses buat kompetisinya mbak :) btw klu mau design kartu undangan ama ane aja mbak, lebih murah hihihihihi

    BalasHapus
  17. @kucingdolby >> dan inovatif kan..? hehehe

    @Muhammad A Vip >> lo, emang Kang Avip buat undangan juga to? Baru tahu aku...

    @Arga Litha >> soalnya bingung cari kata ganti dari massal.. hehehe. Ikutan juga ya?

    @Warcof >> Oalah bisa buat desain undangan juga to? Kenapa gak gabung dg datangya.com sbg affiliate ?

    BalasHapus
  18. kl sy sih tertarik bgt mbak.. sayang udah nikah.. coba pas jaman sy udah ada ya undangan online kyk gini.. :D

    BalasHapus
  19. Wah keren ya mbak, tambah kesini tambah canggih aja dan ekonomis pula. Tadi waktu awal baca di paragraf pertama, fikiran saya memang langsung ke undangan on-line krn mb Reny menggambarkan betapa ribet dan mahalnya serta mubazirnya undangan gaya konvensional, eh betul aja. Tapi nggak nyangka kalau bentuk undangan on line-nya sekeren ini.
    Saya tadi bayangin undangan online yang suka temen2 kirim di jejaring sosial berwarna biru itu mbak hehehe

    BalasHapus
  20. Baca punya saya juga, yah? ^-^

    http://mrikartayusani.blogspot.com/2013/02/cara-mudah-membuat-kartu-undangan.html

    BalasHapus
  21. Hehehe..
    Kalau Yg nikah Nasar sama Muzdalifah gak pake capek kali yah.

    Tapi mendesain sendiri memang lebih seru.

    BalasHapus
  22. Hehehe..
    Kalau Yg nikah Nasar sama Muzdalifah gak pake capek kali yah.

    Tapi mendesain sendiri memang lebih seru.

    BalasHapus
  23. @Keke Naima >> sama, aku juga sangat tertarik nih mbak. Sayang ya jaman kita dulu belum ada yg spt ini hehehe

    @Goresanku >> kalau undangan spt yg ada di jejaring sosial warna biru itu sih sudah kurang menarik mbak... hehehe. Soalnya gak bisa dibentuk macem2 spt yg kita mau :)

    @Rikar Confiused >> makasih sudah mampir :)

    @Ely Meyer >> Terima kasih banyak Mbak. Wah mbak Elly gak bisa ikutan karena alamat tidak di Indonesia ya?

    @Ucha >> hehehe, bener banget. Kalau Nasar dan Muzdalifah gak capek apapun karena uang mereka bisa menggerakkan banyak hal hehehe

    BalasHapus
  24. wahh bener bener praktis banget yach undangannya.....udah semakin modern....nanti kalo ina menikah juga undangannya pasti udah digital semua yach heheh....

    BalasHapus
  25. iya tuh website bagus yang pernah tak lihat datang ya hehehehe

    BalasHapus
  26. @Nia >> emang mbak, selain praktis, murah sekaligus ramah lingkungan :)

    @Berita >> menurutku juga bagus, dan aku baru tahu beberapa hari lalu

    BalasHapus
  27. @babol only >> ini buat kontes kok :) Di tempatku juga masih pake undangan konvensional sih... tapi kayaknya undangan online boleh juga dicoba :)

    BalasHapus

Komentarnya dimoderasi dulu ya? Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan jejak. (^_^)