Pages

Senin, Maret 01, 2010

Dari HC Andersen hingga Torey Hayden

Sebelumnya aku minta maaf buat para sahabat yang telah memberiku award dan juga tag untukku, tapi sampai sekarang belum sempat aku kerjakan. Sekali lagi maaf.., kebetulan saja internet di rumahku beberapa hari ini bermasalah dan loadingnya lambat banget. Jadi, aku tak bisa leluasa untuk blogging dan blog walking. Nah, mulai hari ini aku akan membayar 'hutang' itu satu persatu.

Yang pertama adalah hutang dari Mas Hendriawanz.., yang memberiku tag tentang buku-buku apa saja yang pernah dan sampai saat ini masih jadi referensi-ku. Wah.., mau tak mau aku harus berpikir dulu nih. Dan.., setelah sejenak mengingat-ingat, akhirnya inilah jawabanku :

1. Buku-buku karya HC Andersen
Berkat HC Andersen-lah aku mencintai buku dan gemar membaca. Untung saja sewaktu aku kecil orang tuaku membelikan aku banyak buku karya HC Andersen. Membaca karya-karyanya membuatku jadi keranjingan untuk membaca buku karena kisah-kisah yang ditulis olehnya sangat menarik untuk aku yang sedang taraf belajar mencintai buku saat itu.

2. Buku-buku karya Enyd Blyton
Saat aku memasuki usia remaja, perhatianku beralih dari HC Andersen ke Enyd Blyton. Berbagai buku seri petualangan dan misteri yang ditulisnya, berhasil mempesonaku. Enyd Blyton berhasil membangkitkan rasa ingin tahuku lewat karyanya, sehingga membuatku ingin terus membaca semua karya-karyanya.

3. Buku-buku karya Kahlil Gibran
Pertama aku membaca karya Kahlil Gibran saat masih SMP, aku sangat terkesan dengan kata-katanya yang sangat indah. Pelajaran hidup yang berharga disampaikannya dalam untaian kata yang indah dan penuh makna. Banyak hal yang ditulisnya mempengaruhiku, bahkan hingga saat ini.

4. Buku-buku karya Emha Ainun Nadjib
Memang tak semua buku karya Emha Ainun aku punya, namun beberapa buku yang aku baca membuatku sangat terkesan. Meskipun Emha tak menyampaikan isi pikirannya dalam kata-kata yang 'berbunga-bunga' namun banyak 'pelajaran moral' yang aku dapatkan dari membaca buku-buku karyanya.

5. Buku-buku karya Torey Hayden
Memang banyak buku yang menceritakan tentang kisah nyata yang dikisahkan sendiri oleh si 'pelaku'. Namun, Torey menceritakan sebuah kisah yang sangat miris, tapi dari sisi si terapis, yang telah dengan tulus menolong 'penderita' untuk keluar dari masalahnya. Melalui buku-bukunya aku jadi percaya, bahwa anak-anak paling 'sulit' sekalipun berhak punya masa depan, dan aku ingin Indonesia memiliki perhatian yang besar terhadap anak-anak yang bermasalah seperti itu.

Sepertinya itu saja buku-buku yang kuingat telah mempengaruhi dan memberikan banyak referensi padaku. Untuk selanjutnya, aku ingin melanjutkan tag ini kepada sahabat yang lain. Tapi siapa ya yang belum kebagian mengerjakan tag ini..? Ohya, mungkin Jeng Sri bisa mengerjakannya... karena menarik juga untuk mengetahui buku-buku yang berhasil menjadi referensinya hingga dia bisa sangat suka menuntut ilmu... ^_^ (kuharap Jeng Sri dengan senang hati mengerjakan tag ini)

17 komentar:

  1. Nyobain dulu ... lagi lelet nih, mbak

    BalasHapus
  2. buku-buku yang berbobot isinya.... siiiep.

    BalasHapus
  3. alhamulillah masuk.
    Catatan buku masa kecilku juga diantaranya adalah HC Andersen, mbak, selain serial "cerita dari lima benua"

    BalasHapus
  4. wah terima kasih y jeug untuk infonya
    salam hangat

    BalasHapus
  5. aku suka Enid blyton. aku suka Torey Hayden...kok,sama ya?

    BalasHapus
  6. selamat tagnya mbak, sukses selalu :)

    BalasHapus
  7. Wah, mb, terima kasih ya..:D
    Koleksinya lengkap, dari yang ringan dibaca sampai yang butuh perenungan lama..
    Yang no 3, sejak SMP mb? ck..ck..ck..berat lho itu.

    BalasHapus
  8. Mbak pecinta buku yah.....salut deh...aq sebenere pengen bisa baca2 buku kelas dunia tapi ndak kesampaian karena kantong tipis hehe

    BalasHapus
  9. Wah,bukunya bagus-bagus tuh sis.Selamat ya...

    BalasHapus
  10. wah dapat tag buku2 juga ya sob. salam sob

    BalasHapus
  11. buku2nya barat n berat juga ya

    BalasHapus
  12. sama mbak, buku pertama yg aku baca juga HC Andersen. Sampe sekarang masih bisa membayangkan ilustrasinya... Enid Blyton? Itu juga, terutama yg Lima Sekawan. Rasanya aku kayak nonton film deh di otakku ketika baca buku itu. memang hebat ya para pengarang yg bisa membawa imajinasi kita persis seperti yg mereka inginkan.

    Selamat ya, udah ngerjain tag bukunya...

    BalasHapus
  13. ak juga suka lima sekawan mbak, ceritanya kerennnn

    BalasHapus
  14. wah aku malah jarang baca buku mba.... senenge baca radio ama baca sms heheeh...... kadang ga betahan kalo baca

    BalasHapus

Komentarnya dimoderasi dulu ya? Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan jejak. (^_^)