Minggu, Desember 27, 2009

Blog dan tulisan

Dulu, pertama kali melihat blog -secara tak sengaja- lewat internet kantor, aku keheranan dan takjub sekali. Banyak pertanyaan yang muncul dalam benakku. Bagaimana seseorang bisa menampilkan tulisannya di internet dan bisa dibaca oleh banyak orang ? Bagaimana seseorang bisa memasukkan foto-fotonya dalam blog tersebut ? Kok bisa membuat tampilan blog yang sangat menarik ? Dan masih banyak pertanyaan lainnya. Intinya, saat itu aku berpikir bagaimana cara mereka melakukannya dan betapa 'keren'nya mereka yang bisa membuat blog hehehe...

Semakin banyak blog yang kulihat, maka semakin besar rasa ingin tahuku, makin besar pula keinginanku untuk memiliki blog juga. Hingga pada akhirnya -entah bagaimana awalnya- tiba-tiba aku bisa membuat blog. Surprise...! Pertama kali melihat blogku yang masih polos tampil... rasanya bangga sekali. Walaupun pada awalnya aku kebingungan mau nulis apa. Sewaktu akhirnya aku bisa menuliskan sesuatu, itupun tulisannya pendek sekali.

Seiring dengan berjalannya waktu, kemampuan menulisku pun makin berkembang. Maklum saja, blog memang tak bisa dipisahkan dari tulisan. Dengan media blog inilah, maka aku belajar menuangkan pikiran lewat bahasa tulisan sedikit demi sedikit. Ternyata makin lama aku makin menikmati aktivitas menulis. Namun selama ini yang bisa aku tuliskan hanyalah segala hal yang terjadi di seputarku. Namun tak masalah, dengan pencapaianku sampai hari ini aku sudah sangat bangga, walaupun mungkin bagi orang lain hanya biasa saja hehehe......

Saat ini aku sedang suka menulis dan aku merasa tulisanku makin membaik. Oleh karenanya sewaktu sahabat blogger : Nuansa Pena menawarkan salah satu dari sekian banyak koleksi awardnya, maka tanpa perlu waktu lama, aku tahu award apa yang aku inginkan. Award yang kupilih itu adalah sebuah award temanya yang tak jauh dari dunia tulisan yaitu : Writing Award 2009. Sengaja aku pilih award itu supaya bisa membuatku semakin bersemangat untuk terus belajar menulis...!


Ohya, ada syarat yang disertakan oleh Nuansa Pena bagi yang memilih award, yaitu : menuliskan award keberapa dan alasan memilih award tersebut. Terus terang saja, aku tak tahu lagi ini award ke berapa. Tapi yang jelas, postingan ini adalah postinganku yang ke-82 yang membicarakan tentang award. Sementara alasan mengapa aku memilih award ini adalah karena award ini menggambarkan semangat dalam menulis..! Untuk Nuansa Pena, terima kasih karena sudah berbagi award yang sangat indah.

Award itu selanjutnya akan aku bagi-bagikan kembali kepada sahabat blogger yang telah mencapai postingan di atas 100 buah. Semoga tetap semangat menulis dan berbagi (lewat tulisan). Semangat untuk terus berkarya...

Selengkapnya...

Sabtu, Desember 26, 2009

Hadiah Terindah

Aku pernah membaca sebuah kisah yang indah sekali. Kisah yang dituturkan John Catenacci itu berjudul "Hadiah Terindah" dan merupakan salah satu kisah dalam buku Chicken Soup for The Soul (Graphic Novel). Kisahnya kurang lebih seperti ini ....

John dan Carrie mempunyai seorang Kakek. Sayangnya sang Kakek telah 4 tahun lamanya menjauh dan memusuhi anak dan cucunya. Semua berawal dari sebuah kejadian yang menyebabkan kemarahan Kakek. Kebetulan sang Kakek adalah pria yang sangat keras kepala, tipe laki-laki tua Italia pedalaman.

Suatu kali, menjelang perayaan Paskah, John dan adiknya -Carrie- mencoba menjumpai Kakek-nya. Mereka mengajak agar sang Kakek mau datang ke rumah mereka dan merayakan Paskah bersama. Namun ternyata upaya John dan Carrie tidak mendapatkan tanggapan dari sang Kakek. Akhirnya, John dan Carrie pulang dengan hati sedih.

Beberapa hari kemudian Carrie minta tolong John untuk memberikan alamat rumah sang Kakek. Carrie berkata bahwa dia telah membuat sebuah surat yang akan dikirimkan kepada Kakek-nya. Carrie yakin sekali, setelah menerima surat itu, Kakek pasti akan datang ke rumah mereka pada hari Paskah nanti.

Tetapi ketika Hari Paskah tiba, tidak ada berita apapun dari Kakek. Namun Carrie masih yakin bahwa Kakek pasti akan datang, meskipun John berulang kali meyakinkan Carrie bahwa Kakek tidak akan datang. Hingga saat menjelang makan malam, dan semua sudah siap di meja makan, Kakek juga belum datang. Melihat meja makan hanya tersedia 4 kursi, untuk ayah, ibu, John dan Carrie, maka Carrie langsung mengambil sebuah kursi lagi yang diletakkan di ujung meja untuk sang Kakek.

Semula John sempat melarang Carrie melakukan hal itu dengan mengatakan bahwa yang dilakukan Carrie adalah sia-sia saja. Namun ayah dan ibu tetap mengijinkan Carrie menambah satu kursi lagi di ujung meja. Sesaat sebelum makan malam, Carrie mengucapkan doanya :

Ya Tuhan, jauhkan kebencian di hati kami. Hindarkanlah kami dari penyakit iri dan marah. Dan bantulah Kakek kami memiliki hati pemaaf yang akan membuatnya kembali kepada kami sekeluarga. Kabulkanlah doa kami. Amin.

Baru saja Carrie menyelesaikan doanya, ternyata Kakek muncul di ruang makan. Rupanya, surat yang dikirim Carrie melunakkan hati sang Kakek. Dan inilah surat Carrie yang ditunjukkan sang Kakek kepada seluruh keluarga Carrie....



Dari gambar itu Kakek menangkap kesan yang ingin disampaikan Carrie bahwa kehadiran Kakek sangat dibutuhkan untuk mengobati hati yang patah itu. Sejak saat itu, hubungan Kakek dan keluarga Carrie sudah mencair dan hangat kembali. Saat Kakek meninggal beberapa bulan kemudian, surat Carrie itu masih tersimpan di antara tumpukan baju-baju Kakek.

Pelajaran yang didapat dari cerita di atas adalah :
  1. Kekerasan dapat dikalahkan dengan kasih sayang yang tulus
  2. Selagi ada kemauan, pasti ada jalan
  3. Tak ada usaha yang sia-sia, hanya saja kita harus sabar menunggu hasilnya

*******

Kebetulan, pada hari ini aku juga mendapatkan Hadiah Terindah dari seorang sahabat blogger. Sebenarnya sih, dia memberikan hadiah ini sudah beberapa hati yang lalu, namun karena ada masalah dengan internetku... jadi hadiahnya baru bisa aku jemput hari ini.

Rizky2009 telah membagikan 20 award kepada beberapa orang sahabatnya. Kebetulan blog The Others... kebagian juga. Terima kasih banyak untuk Rizky 2009. Namun kali ini aku hanya mengambil 8 (delapan) buah award seperti di bawah ini :





Nah.., banyak sekali ya..? Semua award itu akan aku bagikan juga kepada beberapa orang sahabat blogger. Mereka adalah : siapa saja yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke blog ini. Terima kasih semuanya...

Selengkapnya...

Selasa, Desember 22, 2009

Mengenang persahabatan

Ini cerita tentang persahabatan yang dijalin oleh salah seorang temanku. Dia mengenal sahabatnya baru sekitar 11 tahun yang lalu, saat mereka berdua sama-sama diangkat sebagai CPNS. Walaupun baru kenal, dan ternyata ditempatkan di 2 satuan kerja yang berbeda, persahabatan mereka ternyata dapat terjalin makin kuat dari hari ke hari.

Mereka berdua memiliki banyak perbedaan, namun ternyata persahabatan dapat mereka jalin dengan indahnya. Berbagi suka duka bersama membuat ikatan menjadi lebih kuat. Hingga suatu kali, temanku mendapatkan berita bahwa sahabatnya menderita penyakit yang mematikan... kanker payudara.

Tentu saja berita itu sangat mengejutkan, apalagi mereka berdua seusia dan masih sama-sama muda. Usia mereka belum lebih dari 35 tahun saat ini. Temanku ini sangat mendukung usaha yang dilakukan sahabatnya untuk berjuang melawan penyakitnya. Kemoterapi yang menyakitkan itu dijalani terus menerus... dengan harapan dapat kembali sembuh seperti sedia kala.

Hingga akhirnya, 5 hari yang lalu temanku mengirimkan SMS padaku di malam hari, mengabarkan bahwa sahabatnya dalam kondisi kritis di RS. Selama sahabatnya dirawat di RS, temanku selalu berusaha meluangkan waktu untuk membezuknya. Tiga hari kemudian (tepatnya hari Minggu), pagi-pagi sekali, temanku dengan tersedu mengabarkan bahwa sahabatnya telah berpulang.... terkalahkan oleh penyakit kanker yang dideritanya.

Rupanya kehilangan yang sedemikian besar dialami oleh temanku itu. Baru saja aku membaca statusnya di Facebook yang berbunyi : "merindukanmu".... Ya Allah, aku terharu sekali membacanya... Sebuah kerinduan yang tulus dari sahabat atas kepergiannya yang begitu tiba-tiba.

Kemudian hal yang membuatku semakin terasa sesak di dada adalah... temanku ini memasang foto profil sahabatnya (yang sedang memeluk anak perempuannya) di Wall Facebook-nya. Ditambah dengan komentarnya : "miss you...." di bawah foto sang sahabat. Kemudian, pada foto anak dari sahabatnya itu ditulisnya : "kamu sangat mirip mama sayang.."

Meskipun aku belum pernah merasakan kehilangan sebesar yang dirasakan temanku ini namun aku bisa memahami perasaannya. Aku bisa mengerti sakitnya kehilangan seperti yang dirasakannya saat ini. Kehilangan seseorang yang sangat dekat di hati memang menyakitkan... Apalagi mengingat usia sahabatnya masih sangat muda dan meninggalkan seorang anak cantik yang baru berusia 4 tahun....

Semua orang akan 'pergi' suatu saat nanti, hanya saja kepergian yang terjadi di saat usia masih sangat muda... selalu saja menyesakkan dada ketika terdengar orang-orang akan berbisik : "dia masih sangat muda....."

Tulisan ini aku dedikasikan kepada NUKE dan EVA... Persahabatan kalian memberikan banyak pelajaran bagiku.


******

Untuk mengenang persahabatan yang indah itu, kali ini aku akan membingkai wujud dari persahabatan dari sahabat-sahabat dunia mayaku, mbak Elly dan mbak Annie yang telah menghadiahkan award cantik untukku.

Award dari Mbak Elly dan Mbak Annie

Award dari Mbak Annie

Terima kasih mbak Elly dan mbak Annie atas persahabatan selama ini... Terima kasih juga untuk award yang dibagikan kepadaku. Semoga persahabatan ini, meskipun berawal dari dunia maya... dapat terjalin dengan indah dari hari ke hari. Amin...

Dan selanjutnya, award ini ingin aku bagikan kepada mbak Anazkia, mbak Anna, mbak Sinta, mbak Narti dan
mbak Nura. Semoga awardnya diterima dengan senang hati ya.... Salam persahabatan...

Selengkapnya...

Minggu, Desember 20, 2009

Aku dan buku

Aku mengenal buku sejak kecil, karena kebetulan Ayahku adalah pecinta buku juga. Ayahku adalah orang yang sangat telaten merawat buku-buku koleksinya. Jadi tak perlu heran, jika koleksi bukunya masih rapi dan bagus. Bahkan, saat aku masih kecil, aku bisa ikut membaca koleksi komik milik Ayahku.

Kebiasaan membaca buku makin tertanam dalam diriku. Kalau dulu sewaktu aku sekolah, aku tak mampu membeli buku sendiri. Mengharapkan orang tuaku membelikan aku banyak buku juga tidak mungkin, karena prioritas orang tuaku adalah penyediaan dana untuk pendidikanku. Maklum saja, kedua orang tuaku bukanlah orang yang kaya raya. Sehingga, saat sekolah, aku cukup puas dengan membaca buku-buku pinjaman.

Namun kini, semenjak aku memiliki penghasilan sendiri, aku selalu lapar mata setiap melihat tumpukan buku. Jika sudah melihat buku bagus, apalagi yang ada diskonnya, maunya aku buru-buru untuk membelinya. Untung saja, suamiku memahami nafsuku yang satu ini hehehe. Namun "sayang"nya.... kebiasaan buruk ini sudah menurun pada Shasa. Sehingga, sudah beberapa kali kesempatan belanja buku, yang selalu mendapatkan jumlah buku paling banyak bukan lagi aku..., tapi Shasa...!

Setelah banyak buku menumpuk di rumah mungil-ku.., aku jadi kebingungan sendiri. Aku mulai berpikir mencarikan tempat untuk menyimpan buku-buku yang pernah aku beli itu. Nah..., pada saat itulah ada pemikiran baru yang terlintas di benakku. Saat memandangi tumpukan buku-buku itu..., baru kusadari bahwa semua buku itu hanya sempat aku baca sekali saja.

Terkadang memang muncul keinginan untuk membaca ulang sebuah buku, tapi sejauh ini selalu gagal. Mengapa begitu ? Karena pada saat keinginan itu mau aku laksanakan.., aku sudah memegang buku baru lagi yang pasti lebih menggelitik untuk dibaca. Jadi, selalu saja, kahadiran buku baru mengalihkan perhatianku dari buku lama.

Kalau begini.., kupikir-pikir lebih efisien pengalaman masa laluku daripada masa kini. Maksudnya, lebih menguntungkan membaca buku pinjaman daripada membaca buku dengan cara membeli..! Padahal, buku-buku itu setelah aku baca seringkali tak tersentuh lagi... Namun, aku sangat mencintai buku-buku itu, dan belum ada keinginan untuk melepasnya. Karena, aku punya pemikiran bahwa buku-buku bagus itu, kelak akan berguna untuk dibaca Shasa. Sama sepertiku, yang mengambil keuntungan dengan membaca buku-buku koleksi Ayahku sewaktu beliau masih muda dulu.

Kalau ngomongin buku memang tak ada habisnya untukku. Apalagi kalau yang diajak bicara adalah si kutu buku : Mbak Fanda. Hanya saja, kali ini topik pembicaraanku dengan mbak Fanda bukanlah tentang buku, melainkan tentang... award..! Mbak Fanda yang sedang kebanjiran award itu telah menghadiahkan 7 buah award sekaligus untukku. Kata mbak Fanda, sebagai pengobat sakitku hehehe.


Terima kasih banyak mbak Fanda untuk award-awardnya. Ternyata, awardnya berhasil menghalau rasa stres-ku. Dan award ini akan aku bagikan kembali kepada beberapa orang sahabat, yaitu : Mbak Elpha,
Yolizz, Ichaelmago, mbak Ira dan mbak Irma. Semoga awardnya diterima dengan senang hati ya...

Selengkapnya...

Sabtu, Desember 19, 2009

Harusnya tak begini

Harusnya tak begini, batinku berulang kali. Pekerjaan yang menumpuk ini sempat membuatku kalang kabut, menyelesaikannya dalam waktu yang nyaris bersamaan. Pusing memang, tapi mau bagaimana lagi ? Semua pekerjaan itu menjadi tanggung jawabku. Hanya sayangnya, pekerjaan-pekerjaan itu datang di saat yang hampir bersamaan. Andai saja pekerjaan-pekerjaan itu datangnya satu persatu...

Ya.., harusnya tak begini. Pada saat aku konsentrasi dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan itu, aku masih harus dikejar-kejar dengan deadline tutup tahun anggaran. Astaga..., rasanya waktu berjalan demikian cepatnya. Padahal, pekerjaan masih sedemikian banyaknya, sampai-sampai aku bingung harus menyelesaikan yang mana terlebih dulu. Andai saja aku punya lebih banyak waktu.....

Memang harusnya tak begini kejadiannya. Mengapa di saat pekerjaanku sedemikian banyaknya, didesak dengan deadline anggaran pula... masih ada lagi tambahan 'pekerjaan' yang lain. Ya, pemeriksaan dari 3 lembaga berbeda dalam waktu yang bersamaan membuatku kalang kabut membagi perhatian. Inspektorat Kota, Inspektorat Propinsi dan juga Badan Pemeriksa Keuangan... datang dalam waktu yang bersamaan. Padahal setiap pemeriksaan selalu membutuhkan data segala macam untuk dicukupi guna melengkapi berkas pemeriksaan. Andai saja mereka datang di awal tahun, di saat kegiatan dan pekerjaan sedang 'sepi'....

Aku pikir, harusnya tak begini...... Kebetulan saja, mulai dari pucuk pimpinan sampai atasan langsungku semuanya orang 'baru'. Hal itu mau tak mau membuatku harus menyisihkan waktu dan tenaga agar aku sewaktu-waktu siap jika dipanggil mereka untuk dimintai penjelasan dan data-data pendukung lainnya. Bahkan aku juga harus hadir jika anggota dewan yang terhormat (yang kebetulan juga orang 'baru' semua) menghendaki adanya dengar pendapat dan sejenisnya. Andai saja ada orang 'lama' sebagai atasanku....

Kurasa, harusnya tak begini... Kemarin dokterku bilang bahwa sakit maag dan (alergi) gatal-gatalku karena aku sedang stres. Makanya dokterku menyarankan agar aku tak terlalu memikirkan pekerjaanku. Selama ini aku selalu bisa 'mencuri waktu' untuk blogging sebagai sarana refreshingku. Namun, semenjak makin sedikitnya waktu luangku dan semakin terasa lelah fisik serta psikisku, aku tak bersemangat lagi melakukan blogging. Andai saja aku dapat menikmati lagi keasyikan blogging sebagai sarana relaksasiku....

Ya.. ya.. ya.., cukup sudah aku mengeluhkan semuanya. Cukup sudah aku beranda-andai.. karena kutahu semua itu tak akan membuatku menjadi lebih baik. Semua sudah terjadi, dan kuyakin pengalaman bekerja di bawah tekanan itu bisa membentukku menjadi pribadi yang lebih kuat lagi. Bagaimanapun aku mengakui, bahwa semua kejadian di atas itu memberikan banyak pelajaran berharga untukku. Setidaknya, aku mendapatkan banyak bekal untuk melangkah maju ke depan.

Kini waktuku untuk memajang award... Sudah banyak hutang award yang belum sempat aku pajang, dari Mas Cahyadi, RanGGaGoBloG, mbak Fanda dan terakhir mbak Elly. Duh, deretannya sudah memanjang lagi setelah kemarin sempat aku tuntaskan. Sekarang aku pajang yang dari Mas Cahyadi dan RanGGaGoBlog dulu, karena kebetulan awardnya sama.

Mas Cahyadi sengaja membagikan award kepada sahabat-sahabatnya yang telah berkunjung ke blognya, dan aku termasuk salah satu yang berkunjung. Jadi aku boyong deh 3 buah award dari 7 buah award. Kebetulan ketiga award itu kebetulan sama persis dengan award yang dibagikan RanGGaGoBloG untuk sahabat-sahabatnya dan kawan yang dapat pertamax dan kelimax di komentar (kebetulan... aku yang dapat pertamax hehehe). Inilah award-award itu...



Akhirnya, seperti biasa, adalah saatnya bagi-bagi award. Kali ini award akan aku bagikan kepada : Inuel, mbak Aisha, Dhe, Bang Dinoe dan Marcellino Agatha. Bersama award ini aku ingin menyapa sahabat-sahabat lama yang telah sekian lama tak berbagi kabar denganku. Maafkan jika karena kesibukanku..., aku tak lagi sempat mengunjungimu. Semoga awardnya dapat diterima dengan senang hati...


Selengkapnya...

Posting Lama